5 Tips dari Owner Yami ini Bukan Sekedar Membuat Bumbu Pecel

IMG-20170204-WA0007

Ketika beberapa orang masih mencari-cari bisnis apa yang bisa dilakukan, beberapa diantara kita malah ada yang sudah berani memulainya.

Nah, ulasan blog kali ini kita lihat bagaimana seorang pelaku usaha yang memanfaatkan wisata kuliner daerahnya yaitu Blitar untuk dikemas dalam bentuk bumbu pecel dan varian kepedasan.

Kita akan menyimak 5 tips dari pelaku usaha Pecel Yami, tentang bagaimana organisasi mereka bergerak.

Ayo kita lihat satu per satu.

#1 Peluang Bisnis Terbuka. Tentu saja ketika kita akan menentukan bisnis yang akan dijalani, terlebih dahulu melihat potensi pasar yang ada. Sehingga apapun produk atau jasa yang dihasilkan dapat dengan mudah diserap oleh pasar.

Market share bumbu pecel masih besar karena pecel itu sendiri merupakan makanan asli Indonesia yang cocok di lidah orang Indonesia dari generasi ke generasi. Yang menarik, pecel bahkan digemari pula di negara lain.

Peluang inilah yang diambil dengan mengemas bumbu pecel dalam ukuran 250 gram dengan varian kepedasan. Hal ini memberikan kesempatan setiap orang bisa membuat pecel khas Blitar.

#2 Pastikan Anda Mempunyai Passion. Ya. Mungkin ini kesekian kalinya kita membaca atau mendengar bahwa sebuah usaha akan berhasil apabila anda sebagai penggerak usaha mempunyai passion.

Bumbu Pecel Yami dikelola dengan menggabungkan antara peluang bisnis dan hobi travelling sehingga muncul passion dalam menjalankan usaha. Bumbu pecel YAMI meluncurkan program kemitraan reseller. Selain mendapatkan komisi berupa cashback dan fee kemitraan, Reseller mendapatkan kesempatan memperoleh bonus travelling ke luar negeri (Singapore, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hongkong, Jepang, Cina, Australia, Eropa hingga Umroh).Fee kemitraan merupakan pasive income reseller apabila menjalin kemitraan dengan reseller lainnya.

IMG-20170204-WA0008

#3 Perbaikan yang Berkelanjutan. Produk yang sampai ke tangan konsumen, telah mengalami berbagai perubahan sampai akhirnya konsumen mendapatkan produk sesuai dengan yang diinginkannya.

Demikian halnya dengan Bumbu Pecel Yami. Eksperimen berbagai resep, cara pengolahan dan kemasan telah puluhan kali dilakukan. Pada saat tertentu sudah puas dengan citarasa, namun di sisi lain penampilan fisik bumbu kurang menarik. Pada saat cita rasa dan fisik bumbu sudah dirasa pas, terjadi masalah pada kemasan yang kurang sesuai.

Hal yang dilakukan adalah perbaikan yang didapat dari masukan pembeli sehingga perbaikan terhadap citarasa dan kemasan terus dilakukan hingga sampai pada produk yang pas untuk saat ini.

Continuous improvement yang dilakukan Bumbu Pecel Yami menghasilkan cita rasa pecel yang sedap alami dengan kemasan menarik dan tahan terhadap penanganan pada saat ekspedisi untuk pembelian luar kota/pulau.

#4 Pasarkan dan Promosikan. Seberapun bagusnya produk atau layanan yang anda miliki, tanpa dipasarkan maka orang lain tidak akan pernah tahu bahwa kita memiliki apa yang mereka butuhkan.

Bumbu Pecel Yami, juga dipasarkan secara online pada beberapa toko online, yaitu bukalapak, tokopedia, belanjaqu, shopee dan website resmi www.pecelyami.id .

Setiap reseller memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh bonus, fee dan komisi sesuai skema reward.

#5 Berani untuk Memulai. Ketakutan akan gagal, usaha merugi dan manajemen yang masih berantakan selalu menjadi bayangan gelap ketika menjalankan sebuh bisnis. Namun, bila ini dibiarkan cita-cita anda mendirikan start up company hanya angan-angan belaka saja, bila anda tidak memulainya dari sekarang.

Begitu juga dengan Bumbu Pecel Yami. Untuk memulai usaha jangan menunggu produk dan sistem manajemen telah sempurna. Penyempurnaan produk dan sistem manajemen dapat dilakukan sambil menjalankan usaha.

Yang paling penting, bersikap terbuka untuk menerima kritik dan saran dari konsumen untuk melakukan perbaikan produk maupun sistem manajemen demi kepuasan konsumen.

Demikian 5 tips usaha dari Bumbu Pecel Yami yaitu memanfaatkan peluang bisnis yang ada, miliki passion, selalu melakukam perbaikan, melakukan promosi dan keberanian untuk memulai.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *