Gunakan Analisis Blindspot agar Tetap Bersaing

flower-193588_1920

Gambar : pixabay

Suatu hari saya kehilangan external hardisk. Saya lupa menaruhnya dimana. Di kantor kah atau di rumah kah? Atau di manakah dia?

Mencoba bergaya seperti detektif, saya pun mencoba mengurutkan di mana saja posisi saya selama 3 hari terakhir ini.

Lho kenapa 3 hari?
Koq tidak 4 atau 5 hari? Atau sebulan?

Ya.
Cukup 3 hari saja.
Khusus pecinta blog ini, saya kasih 3 hari aja.

Kenapa?

Karena 3 hari sebelumnya, saya masih memegang external hardisk tersebut.

Hehehe.

Karena selama 3 hari tersebut, saya hanya berkutat di seputaran rumah dan kantor, maka saya pun mengidentifikasikan lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya hard disk saya tersebut.

Lokasinya adalah sebagai berikut: kamar – rumah – garasi mobil – parkiran kantor – kantor – mess kantor – ruang tenis meja.

Saya pun segera melacak secara detail di tempat-tempat tersebut. Tidak lupa, saya pun bertanya ke setiap orang yang berada di lokasi.

Hasilnya?

Nihil!

Dimana saya melewatkan sesuatu?

Ada satu lokasi yang terlewat.
Ada blindspots disini.
Saya menggunakan metode secara umum dalam memutuskan masalah. Tanpa melihat adanya faktor lain. Sehingga saya melewatkan hal penting.

Saya melewatkan 1 lokasi.

Ternyata, dalam kurun waktu 3 hari tersebut, ada satu hari dimana saya memarkirkan mobil saya bukan di garasi rumah, tapi di halaman rumah tetangga.

Saya pun teringat saat parkir di halaman itu, karena tidak menutup rapat tas, isinya tumpah semua saat saya keluar dari kendaraan.

Suasana malam dan tanpa lampu penerangan, membuat saya tas mengambil barang-barang yang jatuh sepenglihatan saya saja. Ternyata hardisk saya tertinggal.

Alhamdulillah.
Pemilik rumah yang melihat hardisk tersebut berbaik hati langsung menyimpannya dan mengembalikannya dalam keadaan utuh.

Saya menggunakan metode secara umum dalam memutuskan masalah. Tanpa melihat adanya faktor lain. Sehingga saya melewatkan hal penting.

***

Kita mengenal juga istilah blindspot pada saat berkendara.

hosting murah

Bila Anda sedang mengendarai motor yang dilengkapi 2 spion, maka Anda akan melihat kendaraan lain khususnya motor yang berada di sisi kanan atau kiri.

Namun, Anda tidak dapat melihat denga jelas apakah ada motor tepat di belakang Anda. Saat ada motor di belakang Anda, anda pun tidak mengetahui jarak motor tersebut. Anda pun mengalami blindspot.

Saat ini, beberapa yoko aksesoris motor pun telah menjual spion bundar tambahan yang dipasang di spion untuk mengurangi blindspot.

Tindakan yang diambil oleh pengendara motor tersebut merupakan hasil analisis blindspot sehingga mengurangi bahaya.

****

Bagaimana dengan blindspot di dunia manajemen?

Dalam kriteria Baldrige khususnya dalam proses perencanaan strategis, analisis blindspot merupakan salah satu hal yang diperlukan oleh sebuah organisasi agar berkinerja ekselen.

Analisa blindspot dapat menemukan celah-celah yang luput diketahui yang dapat berdampak peluang maupun ancaman organisasi.

Sesuai ciri khas blog ini, mari kita ambil contoh sederhana di sebuah organisasi.

Di suatu daerah, ada sebuah toko makanan ringan yang selalu kebanjiran pembeli sebagai jajanan oleh-oleh.

Awalnya toko ini memproduksi sendiri makanan tersebut. Namun sejalan dengan peningkatkan order pembelian, akhirnya toko tersebut melakukan outsource dengan produsen-produsen kecil.

Makanan yang berasal dari outsource kemudian dikemas dengan menggunakan label toko tersebut.

… melakukan analisis blindspot maka kejadian tersebut bisa diubah dari ancaman menjadi peluang.

Sampai disini tidak ada masalah.

Namun, toko itu mengalami blindspot.

Membludaknya pembeli tanpa diikuti dengan pelayanan yang baik menyebabkan peningkatan komplain.

Antrian yang panjang, kemudian dimanfaatkan toko sebelah untuk mulai menjual oleh-oleh dengan rasa yang sama dengan label yang berbeda.

Pembeli yang antri pun mulai melirik ke toko sebelah. Sehimgga pembeli mulai terpecah, tidak lagi terkonsentrasi di satu toko.

Bila toko yang diceritakan di awal tadi melakukan perubahan sehingga mereka sanggup melakukan analisis blindspot maka kejadian tersebut bisa diubah dari ancaman menjadi peluang.

Bagaimana caranya?

Tenang, jangan buru-buru.
Nikmati dulu secangkir teh tubruk dikawani goreng tempe hangatnya.

Nah, bila masih penasaran Anda sedang membaca artikel yang tepat.

Salah satu tindakan setelah dilakukannya analisis bl7ndspot adalah melakukan strategi kemitraan.

Bantu toko sebelah untuk berkembang. Bisa bantu dari sisi pendanaan, sisi manajemen atau sisi sdmnya. Toko sebelah jangan dijadikan s3bagai kompetitor, tapi sebagai rekan bisnis.

Hasilnya bukan menjadi competition tapi coopetition.

Bisnis berkembang, teman bisnis pun bertambah. Toko sama-sama ramai dikunjungi pembeli.

Semoga bermanfaat.

Screenshot_2017-12-03-16-28-58-1

Berlangganan dan Download Ebook Gratis

8 thoughts on “Gunakan Analisis Blindspot agar Tetap Bersaing”

    1. Semoga bermanfaat artikelnya.
      Blindspot dalam blogging?
      Hmm, menarik juga ya.
      Ada koq.
      Contoh kecilnya adalah, saya berkolaborasi dengan sesama blog bertema manajemen, saling bertukar informasi.

  1. Aajiiiib.. Ilmu baru nih, Bisa utk kolaborasi meningkatkan penjualan makanan, minuman di restoran dan hunian kamar dihotel.

    Thanks ilmunya mr.willy sukses selalu ya

  2. Apakah analisis blindspot dapat diterapkan/ dikolaborasikan dengan manajemen risiko ya pak willy, misal sebagai salah satu uncontrolable factor…

    1. Bisa dikolaborasikan, analisis ini menjadi sebuah potensi risiko yang akan dihadapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *