Cara Menumbuhkan Jiwa Wirausaha

copy-space-2518265_960_720

Tulisan saya yang terdahulu tentang Memulai Bisnis Skala Rumahan dan 5 Tips Mendapatkan Ide Peluang Usaha, menginspirasi saya untuk menulis artikel tentang kewirausahaan berikutnya.

Kali ini, saya ingin berbagi pengetahuan tentang apa yang saya baca dari sebuah buku yang berjudul One Simple Idea for Startups and Entrepreneurs.

Saya baru saja selesai membaca Bab I dan Bab II buku tersebut.

Walaupun baru dua bab yang saya lahap, saya tidak tahan untuk segera menulisnya di blog kesayangan anda ini.

Tentunya, untuk review buku, Kang Wawan blogger bukumanajemen.com akan share kepada kita semua.

Ada 2 (hal) yang menurut saya, kalau buku karya penulis Stephen Key dan Collen Sell ini sangat menarik.

Pertama, buku ini merupakan salah satu referensi yang direkomendasikan dan layak bagi seseorang yang akan terjun ke dunia wirausaha.

Kedua, ehem, saya mendapatkan buku ini sebagai hadiah dari fakultas atas prestasi akademik yang saya capai. 🙂

Tulisan dalam buku ini diawali dengan sebuah fenomena bagaimana sebuah bisnis tetap melaju kencang walaupun kondisi ekonomi sedang lesu.

Pada keadaan seperti ini, konsumen akan menggunakan barang atau jasa yang memberikan kepada mereka nilai efisiensi.

Mari kita lihat contoh berikut ini membuktikan hal tersebut.

Mereka yang sering bepergian dengan pesawat, akan beralih ke low cost carrier. Bagi maskapai penerbangan penyedia jasa, walau eknonomi lesu, permintaan konsumen tersebut akan menjadi peluang pasar yang baru.

Di awal Bab, penulis menyampaikan bagaimana kisahnya berjibaku dari bawah untuk menjadi pengusaha seperti saat ini.

Salah satu yang disarankannya olehnya adalah mencari seorang mentor. Seorang mentor yang mempunyai pengetahuan dan berpengalaman, yang bukan hanya mengajari tapi juga mendorong.

Ada 10 sifat (traits) yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha: passionate, independent, creative, optimistic, willing to take risks and action, open-minded, good networker, resilient, persistent dan driven.

Ada statemen menarik dalam buku ini:

If you enjoy working from 9 to 5, following the same routine day in and day out, and having plenty of paid time off, you probably shouldn’t start your own business.

Dalam betul maknannya :).

Nah, baru 2 bab saja, buku ini sudah inspiratif sekali.

Hal-hal penting dalam bab-bab selanjutnya akan saya update di tulisan berikutnya.

Semoga bermanfaat.
Gambar : Pixabay

IMG-20180522-WA0037

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *