Bagaimana Caranya agar Sukses dalam Usaha? Kuncinya, Kepercayaan dalam Berbisnis

business-2160910_1280

Gambar : pixabay

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kepercayaan adalah hal yang mutlak. Bila anda sudah menjadi orang terpercaya maka usaha anda akan lebih mudah.

Saya akan share pengalaman pribadi saya.

Iseng-iseng, saya ingin membuat sebuah logo. Saya mendapat tawaran dengan harga yang (untuk level personal) boleh dikatakan mahal. Tetapi dengan harga segitu, pelayanannya begitu spesial.

Walaupun akhirnya saya tidak jadi memesan logo kepada penyedia jasa tersebut, komunikasi yang baik tetap terjadi. Oleh karena itu, saya pun berniat bila tidak iseng-iseng lagi, saya akan memesan logo kepadanya.

Selanjutnya, saya pun memilih jasa pembuatan logo yang murah meriah sesuai budget yang ada. Namun, terasa berbeda sekali dengan yang pertama. Sedari awal pelayanannya tidak memuaskan.

Setiap kali saya mencoba berkomunikasi untuk bertanya, jawabannya tetap sama : “silahkan transfer ke rekening xxxx”.

Setelah saya transfer pun, saya masih dibuatnya frustasi karena orderan tak kunjung selesai.

Saat akhirnya orderan selesai, walaupun kecewa berat saya malah tertawa dibuatnya. Logo yang saya pesan hasilnya sangat sederhana dan (maaf) sepertinya dibuat dari clipart dari program office.

Hahaha.

Mau tambahan cerita yang lain?

Nih, ada lagi, tidak kalah seru pokoknya.

Saya pernah menggunakan jasa pasang iklan. Janjinya sih 1-2 minggu selesai. Walaupun uang jasa sudah ditransfer, sampai 1 bulan belum juga selesai.

Tiba saatnya pesanan selesai, penyedia jasa memberikan beberapa link. Dan hasilnya, beberapa link tidak bisa diakses.

Saya tidak pernah habis pikir, ada saja orang yang mengkhianati sebuah kepercayaan dalam berbisnis. Walaupun menghasilkan uang namun tidak akan berkah.

Pengalaman inilah yang kadang kala membuat orang berpikir kembali untuk bertransaksi secara online.

Para pelaku usaha online mikro perlu berusaha lebih karena ulah pelaku bisnis abal-abal seperti ini.

Tapi tidak perlu khawatir, sekali anda dipercaya oleh pembeli, mereka akan menjadi pelanggan anda seterusnya dan bahkan merekomendasikan usaha anda kepada orang lain.

Saya tidak pernah habis pikir, ada saja orang yang mengkhianati sebuah kepercayaan dalam berbisnis. Walaupun menghasilkan uang namun tidak akan berkah.

Nah sekarang, ada tambahan cerita lagi.

Saat saya mengambil studi lanjutan, saya sempat kerja paruh waktu di sebuah toko souvenir.

Suatu saat di hari libur saya diberi kepercayaan untuk menjaga toko tersebut sepanjang hari, karena pemiliknya berhalangan hadir. Saya pun diberi satu tas berisi uang untuk transaksi.

Seorang teman yang sudah berpengalaman kerja paruh waktu berpesan kepada saya, uang dalam tas tidak perlu dihitung. Harus saling percaya. Bila nantinya pemilik toko puas, maka nantinya saya akan dipercaya kembali memegang tas tersebut, ujarnya.

hosting murah

Di saat toko tutup, saya serahkan tas uang tersebut. Saya pun harap-harap cemas, apakah pemilik toko tersebut akan percaya dengan saya lagi atau tidak.

Alhamdulillah.

Pada hari libur berikutnya saya dipercaya kembali untuk memegang tas uang tersebut.

Demikian contoh real bagaimana sebuah kepercayaan akan memuluskam jalan usaha kita.

Mari kita ambil contoh yang lain.
Pokoknya artikel kali ini banyak cerita pengalaman deh. Hehehe.

Saat itu saya sedang membaca review tentang sebuah aplikasi gratis. Salah satu review menyebutkan tentang kekecewaan orang yang telah mendownload aplikasi gratis tersebut.

Dia kecewa karena aplikasi gratis ini telah membuang waktu berharganya selama 2 menit (karena ada bugs didalamnya).

Berapa waktu berharganya yang hilang? Ya 2 menit.

(Jadi malu nih saya, karena saya sendiri seringkali membuang waktu dengan percuma bahkan lebih dari 1 jam).

Lalu bagaimana tanggapan developer aplikasi gratisan tersebut?

Mereka meminta maaf dan menyampaikan kepada orang tersebut bahwa mereka sudah memperbaiki bugs yang ada dalam aplikasi tersebut dan mempersilahkan orang tersebut untuk download update terbaru.

Saya tidak terbayang, logikanya ngapain nanggapi orang komplain terhadap barang gratisan.

Tapi developer memandang komplaim ini sebagai peluang.

Dengan adanya komplain di versi free, developer mendapat masukan secara cuma-cuma. Sehingga ketika mereka meluncurkan versi premiummnya, komplain akan minim sekali.

Bayangkan bagaimana jadinya bila developer tersebut sudah menjual secara komersial, namun masih ada bugs disana sini.

Rating reviewnya bisa-bisa ada di bawah 3 untuk skala bintang 5. Akhirnya, orang pun ogah untuk download aplikasi berbayar tersebut. Produk pun akan gagal saat terjun ke pasaran.

Namun, bila selama aplikasi gratis developer bisa mendapat masukan dan menanggapi dengan positif dan cepat, maka mereka akan mendapatkan kepercayaan dari calon pembeli.

Lalu, apakah masalah kepercayaan ini hanya untuk pelaku usaha saja?

Tentu tidak.

Bagi anda yang merupakan karyawan sebuah perusahaan pun perlu memagang teguh sebuah kepercayaan ini.

Apabila atasan anda memberikan kepercayaan kepada anda sebuah pekerjaan dan meminta anda untuk mengerjakannya dalam waktu satu minggu, maka kerjakanlah dalam satu minggu.

Bila anda dipercaya oleh atasan maka Anda telah amanah terhadap jabatan yang disandang.

Bahkan upayakan 3 hari sudah selesai.

Bila anda sudah dipercaya, maka anda akan diberi kepercayaan untuk tugas-tugas yang lain.

Anda pun jangan merasa bahwa anda dibebani pekerjaan dibandingkan tentang kawan yang lainnya. Ini adalah nilai plus anda, berarti anda dinilai atasan sebagai karyawan yang kompeten.

Bila anda dipercaya oleh atasan maka Anda telah amanah terhadap jabatan yang disandang.

Seorang kawan pernah menyampaikan agar kita selalu berdoa agar kita diberikan kelancaran dan kemudahan dalam memegang amanah sebuah pekerjaan dan kita tidak pernah khianat terhadap jabatan yang diberikan kepada kita.

Semoga bermanfaat.

Screenshot_2017-12-03-16-28-58-1

Berlangganan dan Download Ebook Gratis

4 thoughts on “Bagaimana Caranya agar Sukses dalam Usaha? Kuncinya, Kepercayaan dalam Berbisnis”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *